Layanan Kami

Fasilitas Pembiayaan Nasabah

Fasilitas Pembiayaan Nasabah

Panin Sekuritas memiliki fasilitas pembiayaan (Margin Trading) untuk memberikan fleksibilitas keuangan kepada nasabah dalam bertransaksi saham di Bursa Efek Indonesia. Fasilitas ini memungkinkan nasabah membeli saham melebihi dana yang dimiliki dengan menggunakan pembiayaan dari Panin Sekuritas (fasilitas pinjaman).

Istilah umum dalam transaksi margin: Collateral, Bunga Margin, Daftar Efek Margin, Rasio, Maintenance Ratio, Margin Call, Force Sell.

1. Collateral adalah jaminan berupa dana dan atau saham dengan minimum deposit awal IDR 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah).

2. Bunga Margin adalah tingkat suku bunga yang dikenakan kepada nasabah untuk pemakaian margin (hutang).

3. Daftar Efek Margin adalah daftar saham yang dapat ditransaksikan oleh nasabah yang menggunakan fasilitas margin. Daftar ini dikeluarkan setiap bulan oleh Bursa Efek Indonesia.

4. Rasio adalah perbandingan antara jumlah kewajiban (hutang) terhadap jaminan (collateral).

5. Rasio yang harus diperhatikan dalam transaksi margin:
• Maintenance Ratio : kondisi dimana perbandingan antara kewajiban terhadap jaminan ≤ 50%.
• Margin Call : kondisi dimana perbandingan antara kewajiban terhadap jaminan berada pada rentang > 50% margin call ≤ 65%. Pada kondisi ini nasabah harus melakukan penyetoran dana atau melakukan penjualan saham agar rasio margin < 50%.
• Force Sell dengan tenggat waktu : kondisi dimana perbandingan antara kewajiban terhadap jaminan > 65%, sampai pada T+3 rasio harus diturunkan, apabila hingga T+4 rasio tetap >65%, maka akan dilakukan force sell.
• Force Sell dengan atau tanpa pemberitahuan: kondisi dimana perbandingan antara kewajiban terhadap jaminan ≥ 75%.

Ilustrasi Fasilitas Pembiayaan Nasabah

Ilustrasi Singkat Fasilitas Pembiayaan Nasabah

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Customer Care Panin Sekuritas:

Telp: 021-2977-3655

E-mail: care@pans.co.id

Publikasi & Acara Terbaru

05 October 2018

Senin 26 November 2018: Hari Pertama Implementasi T+2

Merujuk surat yang diterbitkan BEI No: S-03666/BEI.OPP/06-2018 perihal “Tanggal Implementasi Percepatan Penyelesaian Transaksi Bursa dari T+3 menjadi T+2”, Bursa Efek Indonesia menetapkan hari terakhir perdagangan dengan penyelesaian T+3 jatuh pada hari Jumat, 23 November 2018. Hari Senin, 26 November 2018 menjadi hari pertama perdagangan dengan penyelesaian T+2. Jatuh tempo transaksi antara tanggal 23 dan 26 November diselesaikan dengan cara netting pada tanggal 28 November 2018.

05 September 2018

Gangguan Koneksi Pada Backup Server POST Mobile 3

Bersama ini diinformasikan bagi nasabah yang menggunakan koneksi Back Up Server pada aplikasi POST Mobile 3 (versi mobile Android/IOS) untuk pindah ke Main Server

Baca Selengkapnya

14 December 2017

Market Outlook 2018 - Medan

Market Outlook 2018

12 December 2017

Market Outlook 2018

Dalam rangka memberikan gambaran arah pergerakan pasar modal di tahun yang akan datang,

Baca Selengkapnya